Me and my student IN sCIENCE cLUB pERODE I
This I am and all my beloved... Science,Cooking,Writing en Photograph :)
Minggu, 02 Juni 2013
Selasa, 24 Juli 2012
Membuat aliran listrik dari kentang
- 2 buah kentang
- 2 buah pelat tembaga
- 2 buah pelat seng
- Bola lampu senter
- Kabel listrik
- Fiting berkabel
cara pembuatannya adalah :
- Hubungkan kawat kabel fitting ke pelat seng dan tembaga
- Tancapkan satu pelat seng dan satu pelat tembaga ke arah masing-masing kentang
Jika diHubungkan
pelat tembaga pada kentang yang satu
dengan pelat seng pada kentang lain. Apakah lampu senter menyala?
Mengapa
demikian
Ketika pelat tembaga dan pelat seng ditancapkan
ke buah kentang, pelat seng akan larut dalam kentang. Partikel-partikel seng
terurai menjadi ion dan elektron seng. Ion-ion tersebut keluar dari pelat dan
masuk ke kentang. Elektron juga bergerak melintasi kawat menuju bola lampu
sehingga menyalakan lampu. Setelah itu, elektron terus bergerak ke pelat
tembaga dan bergabung dengan ion hidrogen di dalam kentang. Peristiwa ini
menunjukkan bahwa buah kentang dapat berfungsi seperti baterai karena dapat
menghasilkan arus listrik. Semakin banyak buah kentang yang Anda gunakan,
semakin terang nyala lampu. Selain buah kentang, buah jeruk lemon, jeruk
keprok, tomat dan kentang juga dapat digunakan sebagai sumber energi listrik.
pemadam api buatan
Siapkanlah
:
sendok
makan, asam sitrat, soda kue,
gelas, lilin kecil dengan tinggi lebih rendah daripada tinggi gelas, korek api,
air, plastisin
Langkah Kegiatan :
- Dengan bantuan plastisin tegakkan lilin di dalam gelas
- Isi gelas dengan air hingga separuh dari tinggi lilin
- Nyalakan lilin
- Masukkan satu sendok soda kue
- Masukkan asam sitrat sedikit demi sedikit
Apa yang terjadi?:
Api padam
Penjelasan :
Proses pembakaran memerlukan oksigen. Ketika asam sitrat dan soda kue
bereaksi, dihasilkanlah
gas karbondioksida. Gas ini mendorong oksigen yang lebih ringan keluar dari
gelas. Karena tidak ada lagi oksigen di dalam gelas, apipun padam.
Balon Ajaib
Bahan Bahan:
Botol plastik,
corong,
balon 9 inci,
asam sitrat,
soda kue,
2 sendok makan,
air
Langkah Kegiatan :
1. Isi botol plastik dengan air sampai 3/4 bagian
2. Tambahkan 2 sendok asam sitrat. Gunakan corong untuk memudahkan
3. Masukkan 3 sendok makan soda kue ke dalam balon. Bantu dengan corong
4. Pasang mulut balon ke mulut botol. Pastikan mulut balon terpasang rapat
5. Tegakkan posisi balon sehingga soda kue yang berada di dalam balon tumpah ke botol
Amati :
Balon membesar
Penjelasan :
Asam sitrat dan soda kue bereaksi menghasilkan gas karbondioksida (CO2) yang membuat balon tertiup menjadi besar.
Tiruan Lampu Lava
Minyak warna, air, gelas, garam, sendok teh.
Langkah Kegiatan :
1. Isi 3/4 bagian gelas dengan air
2. Tambahkan minyak warna sampai setinggi sekitar 1 cm.
3. Dengan sendok teh tuang garam ke dalam gelas
Apa yang terjadi?:
Minyak menempel pada garam dan terbawa ketika garam tenggelam. Minyak melepaskan diri dari garam dan kembali bergerak naik
Penjelasan :
Minyak berada di atas karena memiliki massa jenis lebih kecil dibandingkan air. Sedangkan garam memiliki massa jenis lebih besar dibandingkan air. Ketika dituang ke gelas garam meluncur ke bawah sambil membawa minyak. Minyak memang suka menempel ke mana-mana. Sampai di bawah minyak yang ringan “merasa” tidak betah dan ingin balik lagi ke atas. Maka naiklah minyak ke atas menghasilkan gerakan-gerakan yang indah.
Mainan ini mirip dengan cara kerja lampu lava. Lampu lava yang asli terdiri dari 2 cairan. Yang satu mirip minyak dan yang satu mirip air. Pada bagian bawahnya dilengkapi dengan lampu. Awalnya cairan yang mirip minyak berada di bawah. Karena dihangatkan oleh lampu ia menjadi lebih ringan dan naik ke atas. Ketika dingin ia turun lagi.
Senin, 23 Juli 2012
Praktikum sains IPA anak Menari dalam gelas
Gelas, 2 sendok teh, asam sitrat, soda kue, garam, 10 butir biji saga, air
Langkah Kegiatan :
1. Isi gelas dengan air sampai lebih dari setengahnya. Masukkan biji saga. Amati di manakah biji saga berada.
2. Masukkan garam. Amati di manakah garam dan biji saga berada. Aduk dan amati yang terjadi pada garam.
3. Masukkan soda kue. Amati di manakah soda kue dan biji saga berada. Aduk dan amati yang terjadi pada soda kue.
4. Masukkan asam sitrat sedikit demi sedikit. Amati apa sajakah yang terjadi di dalam gelas.
Apa yang terjadi?:
Biji saga bergerak naik dan turun, seperti menari
Penjelasan :
Biji saga lebih berat daripada air sehingga tenggelam di dalam air. Ketika asam sitrat ditambahkan ke gelas dan bertemu dengan soda kue terbentuklah gas karbondioksida. Gas ini terlihat sebagai gelembung dan gerakannya terdengar sebagai suara mendesis. Sebagian gas menempel di permukaan biji saga, sebagian lagi langsung naik ke permukaan. Ini terjadi karena gas ringan. Gas yang menempel di biji saga makin lama makin banyak dan akhirnya mampu mendorong biji naik ke permukaan air. Gas kemudian terus bergerak ke atas meninggalkan biji saga. Karena tidak ada yang mendorong lagi, biji saga kembali turun ke dasar. Ini terjadi berulang kali sehingga biji saga seperti sedang menari di dalam air.
Langganan:
Postingan (Atom)
