Kamis, 18 Februari 2010

mOesLimah KejoRa


aku menatap penuh
Seolah ada yang menghalangi langkahku
ia.,…
Dengan segala tutur bahasanya,
Melenakan keegoisan
Dengan ilmu dan keimanannya
Setiap katanya mengandung makna,
Tak sedikitpun kata yang terlewatkan
Tanpa mengagungkan kebesaran ALLAH.
Ia selalu mengingatkanku,
Akan perjuangan Rasulullah
Yang membuatku selalu rindu;
Rindu untuk perjumpaan kepada Rasulullah
Terkadang senyum kesabaran nya
Membuat ku malu akan kesalahan ku
Ia bagai kejora di kegelapan
Berkelap-kelip, di tengah pekat malam
Simpul keanggunannya
Bukan lewat kecantikan atau putih kulitnya
Tapi melalui pancaran keikhlasannya
Ia tak pernah membenci selain kepada musuh ALLAH..
Hingga amarahnya berubah menjadi salju
Dan air di kedalaman telaga jernih.
Cintanya kepada Allah
Pengabdiannya, perjuangannya,
Ia srikandi umat
Ia selalu dinanti disetiap pertemuan
Pesonanya engkau..
Hamba ALLAH yang tak pernah letih membangun keimanan..
Ajarkan aku wahai srikandi umat..
Akan kesabaran dan kekhlasan
Di tengah dahaga fatamorgana dunia ini
Wahai muslimah sejati dikeheningan iman.

TenTang.....

Berlalu detik waktu
Menceritakan tentang kisah pilu..
Kisah yang tak bisa tergenggam oleh waktu,,
Dan kisah yang tak bisa terbakar oleh asa..
Kisah itu menyisakan luka..
Luka yang teramat dalam
Sehingga membekas begitu kelihatan
Dan begitu sakit jika dirasakan..
Saat saat merasakan kepiluan
Aku bagaikan pengemis kasih sayang yang bukan
hakku
Aku telah merebut satu kecintaan yang bukan
milikku
Aku telah mendahului perasaan yang belum
waktunya kurasakan
Aku telah mengambil satu keyakinan yang
sungguh bukan satu kepastian
Tapi aku tetap ingin merasakan
Ternyata ini lah hati pertama yng ku biarkan
berkabung
Berkabung di atas sebuah perasaan
Yang ntah itu fitrah diri
Atau sekedar emosi kepalsuan
Yang pasti luka itu teramat membekas dan sulit
disembuhkan
Ya…
Ini sebuah luka, duka dan pilu
Bukan sebuah anugerah yang terindah
Karena kita tak pernah ingin kan semua ini ada
dalam do’a kita
Tapi ia tiba tiba hadir tak dipinta
Datang tak dijemput
Dan mungkin akan pergi meninggalkan rasa
sakit
Yang membutuhkan banyak korban untuk
menyembuhkannya
Korban materi, korban pikiran korban waktu..
Semoga kita bisa segera menyembuhkan sakit
ini

RindU 1/2 MatI

Seribu tetes rindu menggenang dalam aura jiwaku
Mengalirkan kisah kemabali kepangkuanku
Berbisik waktu membangun senyapku
Ingin ku terbang menemuimu
Titik warna menggurat jemari tanganmu
Kembai raga menerawang waktu
Memanggil memori meniti secercah ketenangan
Teringat kau…dan kisah terindah
Disini ku terrbaring membeku
Kunanti hangat wajahmu menerpa
Menanti aku direlung diri tak bertepi..

MerAjut SunyI

Malam ini… ku temiu Engkau dalam sujudku
Sunyi dan senyap sekelilingku..

Dalam diam semesta..
Tibaa tiba kurasakan kehadiranMu
Dalam detak jantungku..
Desah nafasku
Dan aliran darahku…
Engkau sering lepas, jauh, dari gemerrlap kehidupanku..
Bahkan dalam sujud sujudku..

Merajut sunyi…
Dalam diam semeseta.. kurasakan Engkau menyapa..
Lewat isyarat isyarat makna..

seseuatu Yang ku RinDu

Desir angin…. kicauan burung
Gemericik air hujan… seakan bertasbih..
Menyebut asma MU..
Dan aku… yang penuh dengan butiran butiran dosa hanya bias diam
Menikmati… kesendirianku…meratapi kebodohanku..
Andai detik bias kembali..
Akan kurajut hari kurangkai hidupku..
Dengan secercah cinta… cinta yang tak bertepi…

Namun itu hanya… sekedar angan…
Yang terbang bersama detik kehidupan…ditengah butiran butiran dosa..
Ada asa yang terselip
Semoga masih ada waktu bagiku..
Meraih cintayang kurindu..
Aku rindu padaMU YA ILAHI……

ajari aku TUHAN



Tuhan…
Ajarilah aku untuk terus bersyukur
Bahkan sampai diriku ada dalam keadaan yang paling teraniaya
Ajarilah aku agar terus, menjadi orang baik
Bahkan ketika dunia tak sanggup lagi tersenyum

Ajari aku tuhan
Agar selalu bias tertawa setelah menangis
Agar selalu bias bangkit setelah terjatuh
Agar bias terus berjalan walau aral melintang didalam sana
Agar tidak pernah menyerah walau hamper mati sekaipun

Ajari aku Tuhan.. agar tidak pernah kehilangan muka ‘agar tidak pernah kehilangan kepercayaaan
Ajari aku tuhan..
Agar tidak menjalani hidup yang sia sia
Ajari aku TUHAN,,,

Sabtu, 30 Januari 2010

Makna KeHilangAn

ketika mata yang memandang dunia mulai memudar buram menuju hitam, siapkah kita menerima semua karena gelap keabadian akan menyapa, apakah kita akan lakukan yang terbaik karena sebentar lagi cahaya tak lagi bicara ,hanya kenangan di kepala tentang merah,biru ,kuning yang tersisa dan akhirnya semua terlupa..
Ya Rabbi,ingatkan kami selalu kepada wakTu dimana kami akan keHilangan yg kami miliki